Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2023

kuku panjang

ii.  it has never been easy, it will pass. 2018 lalu, seorang kawan menjumpaiku.  kawan satu sekolah dulu, tapi hanya sempat bertukar sapa lewat media sosial.  dia akhirnya mengajakku bertemu. katanya, dia mau cerita panjang. sebelum itu, kami memang satu-dua kali memuntahkan rasa sesak lewat balasan pesan tanpa memberikan konteks.  entah apa yang membuatnya yakin, dia menyampaikan ceritanya. panjang.  atau kadang-kadang memang begitu. kita tidak perlu menunggu utuh rasa percaya untuk akhirnya berani bercerita. mungkin, kita hanya perlu keadaan tak berdaya. sebab akhirnya kita menyadari, kita tidak bisa sendiri.  dari cerita panjangnya, dia hanya memintaku mengatakan satu hal, everything will be okay .  kalimat itu baru tersampaikan tiga hari kemudian lewat sebuah dm instagram.  keadaan okay  adalah keadaan yang kita terima dan ciptakan. tanpa menunggu siapapun untuk mengatakan itu. 

dalam sebuah bimbingan

 haiii, ini nadila. surat ini ditulis saat nadila sedang berdebar.  aku sedang menunggu bimbingan di fakultas ilmu budaya.  dosen pembimbingku sedang baca draft tesisku. sepertinya catatannya panjang sekali. aku sebenarnya merasa bersalah juga bimbingan padanya sekarang. aku tak pernah menemuinya setelah ujian proposal dan menghilankkk. sekarang, baru menemui lagi, terus bawa draft tepat 100 halaman.  aku takut. tenggat sudah sedikit lagi.  kepalaku rasanya mau pecah. aku nggak bisa mikir dan mencerna apa-apa lagi. aku takuuut... 

surat dari diri untuk nadila nanti.

surat dari diri untuk nadila nanti haiii, ini nadila.  surat ini ditulis saat nadila sedang menangis, menangis karena sedang mendengarkan lagu ini untuk kali ketujuh dan masih terus bertambah. seseorang baru mengirimnya siang tadi, katanya bikin mood jadi berbeda.  aku memutarnya dan mataku berkaca pada putaran pertama, lalu tersenyum simpul dan memaki.  aku tidak tau perasaan apa yang ingin dibagikan dalam lagu ini, tapi setiap lagu boleh menjumpai perasaan mana saja dengan tokoh siapa saja di dalamnya, kan?  hari-hari sedang terasa mencekik, tapi masih sehat.  ohya, soal lagu ini, aku ingin bercerita, seandainya saja kamu lupa nantinya. aku menaruhnya di sini, perasaan yang sedang kau upayakan untuk lenyap.  tokoh dalam lagu ini adalah beberapa orang tanpa nama . ya, aku tidak ingin memanggil mereka dengan suara-suara yang ada. padahal, ibuku memberinya masing-masing satu.  mereka adalah mereka yang telah tiada. seingatku, aku tidak pernah merasak...