ii.
it has never been easy, it will pass.
2018 lalu, seorang kawan menjumpaiku.
kawan satu sekolah dulu, tapi hanya sempat bertukar sapa lewat media sosial.
dia akhirnya mengajakku bertemu. katanya, dia mau cerita panjang.
sebelum itu, kami memang satu-dua kali memuntahkan rasa sesak lewat balasan pesan tanpa memberikan konteks.
entah apa yang membuatnya yakin, dia menyampaikan ceritanya. panjang.
atau kadang-kadang memang begitu. kita tidak perlu menunggu utuh rasa percaya untuk akhirnya berani bercerita. mungkin, kita hanya perlu keadaan tak berdaya. sebab akhirnya kita menyadari, kita tidak bisa sendiri.
dari cerita panjangnya, dia hanya memintaku mengatakan satu hal, everything will be okay.
kalimat itu baru tersampaikan tiga hari kemudian lewat sebuah dm instagram.
keadaan okay adalah keadaan yang kita terima dan ciptakan. tanpa menunggu siapapun untuk mengatakan itu.
Komentar